Selasa, 08 Mei 2018

Setup/Instalasi Perangkat Lunak

Perangkat lunak/piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Atau boleh juga diartikan sebagai penterjemah' perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras. 
Program komputer ini, isinya dapat diubah dengan mudah. Pada komputer, perangkat lunak dimuat ke dalam RAM kemudian dieksekusi di dalam CPU. Pada level paling bawah, perangkat lunak berisi bahasa mesin yang bersifat spesifik terhadap suatu processor. 
Ada banyak model penggolongan perangkat lunak, namun secara umum perangkat lunak dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : 

a. System Software System Software 
adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu menjalankan perangkat keras dan sistem komputer. Tujuan dari system software  adalah membatasi semaksimal mungkin programmer aplikasi dari kompleksitas sebuah komputer, terutama yang berhubungan dengan akses memori dan perangkat keras secara langsung. Termasuk dalam kelompok ini adalah sistem operasi, driver perangkat keras, perangkat lunak pendiagnosa, windowing system, utilities dan lain-lain. Dari kelompok ini sistem operasi merupakan perangkat lunak yang paling penting. Perangkat lunak ini bekerja sebagai antar muka antara komputer dengan dunia luar. Pada bagian hardware, sistem operasi akan mendiskripsikan perangkat keras yang ada atau terhubung dengan komputer.  
Sistem operasi menyediakan antar muka pada perangkat keras ini menggunakan “driver” tertentu sehingga perangkat ini dapat dikenali dan bekerja sebagai mana mestinya. 

b. Programming Software 
Programming Software adalah perangkat lunak yang menyediakan alat bantu atau fungsi yang dapat membantu programmer dalam membuat program komputer. Software ini sangat bergantung pada bahasa pemrograman yang digunakan. Alat bantu ini meliputi editor teks, compiler, interpreter, linkers, debugger dan lain-lain. Sebuah Integrated Development Environment (IDE) atau lingkungan pengembangan terpadu menggabungkan alat-alat bantu ini untuk mempermudah programmer.  

c. Application Software 
Application Software adalah perangkat lunak yang digunakan membantu manusia mengerjakan tugas-tugas tertentu. Tipe-tipe application software antara lain, perangkat lunak otomatisasi industri, perangkat lunak bisnis, perangkat lunak pendidikan, perangkat lunak software, database, dan game komputer.   
Perangkat lunak dalam sebuah jaringan komputer terdiri dari dua perangkat utama, yaitu perangkat lunak sistem operasi jaringan (Network Operating System) dan sistem aplikasi yang digunakan untuk bekerja dalam jaringan komputer tersebut. Proses konfigurasi perangkat lunak jaringan komputer merupakan pekerjaan yang menentukan bentuk dari jaringan komputer yang akan dibangun, terutama proses konfigurasi perangkat lunak sistem operasi jaringannya. Besar kecilnya kapasitas komputer yang dipergunakan, baik komputer server maupun komputer workstation ditentukan oleh kedua jenis perangkat lunak ini. 
Ada bermacam-macam sistem operasi jaringan yang beredar saat ini, masingmasing dengan kelebihan dan kekurangannya, baik sistem operasi jaringan peer-to-peer maupun sistem operasi client/server. Pada prinsipnya proses instalasi setiap sistem operasi ini sama, yaitu meliputi proses copy file-file sistem operasi, instalasi device driver perangkat yang digunakan pada sistem operasi tersebut dan pengaturan konfigurasi sistem jaringan, serta pengaturan konektivitas pada workstation yang ada.  

1. Virtualisasi Dalam ilmu komputer, virtualisasi adalah istilah umum yang mengacu kepada abstraksi dari sumber daya komputer. Virtualisasi bisa diartikan sebagai pembuatan suatu bentuk simulasi dari sesuatu yang asalnya bersifat fisik, misalnya sistem operasi, perangkat penyimpanan data atau sumber daya jaringan. Hal ini termasuk membuat sebuah sumber daya tunggal terlihat berfungsi sebagai beberapa 
sumber sumber daya logikal atau membuat beberapa sumber daya fisik  terlihat sebagai satu sumber daya logikal. 
Virtualisasi ini merupakan teknik yang memungkinkan instalasi sistem operasi dilakukan diatas sistem operasi yang ada saat ini, tidak dalam partisi tertentu namun dalam suatu file tertentu dan file tersebut merupakan perwakilan dari suatu sistem komputer virtual. Satu komputer dapat memiliki lebih dari satu komputer virtual. Oleh karena itu, instalasi lebih dari satu sistem operasi juga dimungkinkan dengan teknik ini. 
Dalam ilmu komputer, Ada dua jenis virtualisasi yaitu virtualisasi penuh dan virtualisasi paruh. Virtualisasi penuh maksudnya mensimulasikan secara lengkap hal-hal yang mendasari suatu perangkat, sedangkan virtualisasi paruh hanya mensimulasikan beberapa hal dari perangkat tersebut. Virtualisasi paruh lebih mudah dijalankan daripaada virtualisasi penuh, akan tetapi virtualisasi paruh memiliki kekurangan dalam hal compatibility atau kesesuaian.  Platform virtualisasi atau virtual computer dapat digambarkan melalui sebuah hardware komputer dengan sistem operasinya bertindak sebagai host yang menciptakan simulasi dari komputer lain dengan sistem operasinya sendiri sebagai guest software dan kemudian akan terhubung dengan hardware yang dimiliki komputer host. Akses dari guest ke system resources seperti akses jaringan, keyboard, disk storage dan 

Jumat, 04 Mei 2018

Perawatan peralatan

1. Struktur Dan Fungsi Komputer
Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya. Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait. Sedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun
fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut :

a) Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. 
Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai. Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat inputlangsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.

b) Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hardcopy (ke kertas), softcopy (ke monitor), ataupun berupa suara. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan
(huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.

c) I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar muka)karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

d) CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.

Fungsi dan kinerja piranti komputer terapan

1. IP Address
ipconfig merupakan tools untuk menampilkan setting jaringan yang digunakan oleh sebuah komputer.
Administrator atau pengguna sebelum menggunakan tools lainnya, sebaiknya memeriksa hasil tools ini terlebih dahulu, memastikan bahwa konfigurasi yang di entri (secara manual) atau yang didapatkan dari server DHCP sudah valid.

Pada Linux terdapat aplikasi Network Tools yang merupakan gabungan beberapa utilitas network, yaitu ping, netstat, traceroute, port scan, lookup, finger, dan whois. Pada gambar 2.2 dapat dilihat Network device. Ketika sebuah network device dipilih maka informasi IP address, netmask, broadcast, MAC address, dan statistik device tersebut akan ditampilkan. Kita juga dapat melakukan konfigurasi network device dengan memilih tombol Configure. Informasi yang ditampilkan pada jendela Devices ini merupakan versi penyederhanaan dari output perintah ifconfig.


Setelah proses instalasi dan konfigurasi sistem jaringan (baik hardware maupun software) selesai, maka perlu dilakukan test/uji. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah instalasi (mulai dari memasang kabel sampai dengan konfigurasi sistem secara software) telah dilakukan dengan benar. Untuk mengetest TCP/IP, salah satu caranya dapat dilakukan dengan instruksi ipconfig yang dijalankan lewat Command Prompt (CMD). Perintah IPConfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada Komputer kita. dari gambar diatas kita dapat melihat beberapa informasi penting setelah kita menjalankan perintah IPConfig pada jendela command prompt di komputer kita, misalnya adalah kita bisa melihat Host Name, primary DNS jaringan, physical Address dan sebagainya. Harus diingat bahwa perintah ini dapat dijalankan dengan baik apabila telah terpasang Network Card di komputer anda. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan Network Card yang terpasang. IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.1.1.


IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan dimana host itu berada. Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam lima kelas tetapi yang banyak digunakan adalah kelas A, B, C.


IP Address merupakan alamat komputer yang unik dalam sistem jaringan. Karena dalam sistem jaringan yang dituju adalah IP Address sehingga jika terjadi IP Address yang sama maka kedua komputer cross penggunaan alamat yang sama. IP Address dikelompokkan menjadi lima kelas; Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikit jaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyak. Kelas C dipakai untuk banyak jaringan, tetapi jumlah host sedikit, Kelas D dan E tidak banyak digunakan. Setiap alamat IP terdiri dari dua field, yaitu: Field NetId; alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan Field HostId; alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing host pada subnet. 
a. Kelas A Oktet pertamanya mempunyai nilai 0 sampai 127, dan pengalamatan Kelas A masing-masing dapat mendukung 16.777.214 host. Kelas A hanya menggunakan octet pertama ID jaringan, tiga octet yang tersisa disediakan untuk digunakan sebagai HostId.  Karakteristik Kelas A: Bit pertama : 0 panjang NetlD : 8 bit Panjang HostlD : 24 bit Byte pertama : 0-127 Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan) Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai dengan 126.xxx.xxx.xxx Jumlah IP : 16.777.214 IP Address pada tiap kelas A IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx.– 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 123.44.5.6 ialah: Network ID = 123 Host ID = 44.5.6 IP address di atas berarti host nomor 44.5.6 pada network nomor 123. 

b. Kelas B
Oktet pertamanya mempunyai nilai 128 sampai 191, dan pengalamatan Kelas B masingmasing
dapat mendukung 65.532 host. Karakteristik Kelas B: 2 Bit pertama : 10 panjang NetlD : 16 bit Panjang HostlD : 16 bit Byte pertama : 128-191 Jumlah : 16.384 kelas B Range IP : 128.xxx.xxx sampai dengan 191.155.xxx.xxx Jumlah IP : 65.532. IP Address pada tiap kelas B IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 133.99.131.22 : Network ID = 133.99 Host ID = 131.22 IP address di atas berarti host nomor 131.22 pada network nomor 133.99. Dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx.

c. Kelas C
Oktet pertamanya mempunyai nilai 192 sampai 223, dan pengalamatan Kelas B masingmasing dapat mendukung 256 host. IP Addrress Kelas C sering digunakan untuk jaringan berskala kecil. Karakteristik Kelas C: 3 Bit pertama : 110 Panjang NetlD : 24 bit Panjang HostlD : 8 bit Byte pertama : 192-223 Jumlah : 256 kelas B Range IP : 192.0.0.xxx sampai dengan 223.255.255.xxx
Jumlah IP : 254 IP Address pada tiap kelas C IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x. Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin. Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki :

a) Root-level domain:
merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagain tanda titik (.).

b) Top level domain: kode
kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.

c) Second level domain:
merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain. IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address.




Jumat, 09 Maret 2018

That belief must exist


When we decide to choose a choice of life then whatever happens in the future we must receive with a graceful chest. Life is a choice and not always life is always beautiful there will be a period where down, feel that we are useless or have deep regret. Believing in the presence of a god in our life that will provide a way out in the problems we experience. Convinced that God will give us great beauty in our lives. The real belief that we should question ourselves?
Are we able? Can we?
A lot of questions that we often ask ourselves which is actually often the most important thing is we believe in ourselves that God will certainly provide ease in every step of our life journey.
We are sure and we can have it in our mainset. We have to  suggestion ourselves for that I can .. I can ... it must be in his mind ..
It may seem easy when spoken but so very difficult to do. Reach anything that seems impossible to you but it may actually believe in faith. There is no need to be questioned in us whether we can afford it?
I do it often but I realize that the real answer is in ourselves. Life must be lived must also be to be grateful.
There will be a beautiful day tomorrow that gods are ready for us as we persuade them and keep trying to transform ourselves into better people, towards true success.
Pursue a dream never tire even though it must exist because waiting for something that is not sure it seems clear boring. We want to surrender but we have to remember that to achieve a beautiful life is not easy to fill with tears, tears, even for that but that's where we learn to take it in terms of positive never give up to express all grievances so that there is no burden in us to live this life .. believe that to believed, believe to be believed, respect yourself ..

BELIEVE WITH YOUR SELF ...



Kamis, 08 Maret 2018

Menjegah Kerusakan Pada Wifi

Masalah WiFi pada laptop seringkali terjadi karena driver yang bermasalah. Perangkat WiFi sudah terpasang pada laptop kamu sejak pertama kali kamu membelinya. Namun, driver WiFi alias software untuk menjalankan perangkat ini di laptop menjadi urusan pengguna. Driver yang tidak terinstal dengan baik, serta ada file-file yang terinfeksi atau hilang karena ulah virus bisa menjadi penyebab WiFi kamu bermasalah. Tapi bisa juga perangkat WiFi kamu sudah rusak atau harus diganti. Tapi jangan buru-buru diservis. Cek dulu ada masalah apa dengan WiFi laptop kamu. Ini dia langkah-langkahnya.

A.    Cek WiFi di Laptop
Sama seperti pada HP Android, cek dulu apakah WiFi di laptop kamu sudah menyala atau belum. Memang kedengaran remeh, sih. Tapi konyolnya, banyak orang yang sudah frustrasi karena WiFi-nya nggak mau nyambung, bahkan sampai ngomel-ngomel segala. Padahal, masalahnya hanya satu. WiFi di laptopnya belum dinyalain!
B.     Cek Modem WiFi dan Password
Sebenarnya hal ini Jaka sudah bahas sebelumnya. Kamu harus mengecek modem atau router yang kamu gunakan sudah menyala atau belum. Kemudian cek password-nya benar atau tidak. Lalu cek sudah berapa perangkat yang terkoneksi, dan coba menggunakan perangkat lain. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca dulu artikel: WiFi Bermasalah? Cek 6 Penyebab Ini dan Cara Mengatasinya
C.    Tombol WiFi Rusak
Untuk menyalakan WiFi di laptop, biasanya kita menggunakan kombinasi tombol Fn+F2, atau tombol lain tergantung merk dan tipe laptop. Selain menggunakan kombinasi tombol, ada pula laptop yang disertai tombol khusus untuk menyalakan dan mematikan WiFi. Tombol ini bisa saja mengalami kerusakan sehingga ketika kamu pencet berkali-kali, WiFI tak kunjung menyala. Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa menyalakan adapter WiFi kamu secara manual menggunakan Control Panel. Berikut langkahnya:

1.      Buka Control Panel di laptop kamu
2.      Pilih pengaturan "Network and Sharing Center".

3.      Di kolom sebelah kiri, pilih "Change adapter settings".

4.      Pilih adapter WiFi kamu, lalu klik "Enable this network device".

Sekarang harusnya WiFi di laptop kamu sudah bisa kembali menyala dengan normal.
D.      Driver Bermasalah
Sering pula terdapat kasus ketika Driver WiFi pada laptop kamu bermasalah. Sehingga perangkat WiFi tidak dapat dijalankan dengan baik. Untuk menangani masalah ini, kamu tinggal install ulang Driver WiFi-nya. Driver WiFi ini biasanya terdapat pada CD yang disertakan dalam pembelian. Atau kalau CD-nya sudah hilang entah kemana, kamu bisa download Driver-nya di website resmi perangkat WiFi kamu. Namun sebelumnya, kamu harus tahu dulu merk dan tipe perangkat WiFi kamu. Untuk mengeceknya kamu bisa gunakan Speccy. Download dulu di sini:

Speccy 1.29.714
Apps Productivity Piriform
DOWNLOAD
Setelah kamu download, install, dan buka Speccy, klik pada bagian Network. Nah, kelihatan deh merk dan tipe perangkat wireless adapter Jaka. sekarang kamu tinggal cari di Driver-nya di website resmi pembuatnya.

Ganti WiFi Adapter Portable
Ini adalah solusi terakhir, namun yang paling praktis dan gampang. Kalau ternyata perangkat WiFi kamu sudah benar-benar rusak, mendingan kamu beli WiFi dongle USB. Alat ini menggantikan fungsi wireless adapter pada laptop kamu dengan cara yang sangat sederhana. Kamu tinggal colokin perangkat kecil ini di port USB laptop kamu. Terus install Driver-nya, jadi deh. Laptop kamu sudah bisa menggunakan WiFi seperti sediakala. Harganya juga terjangkau, bahkan ada yang cuma 35 ribu-an. Tapi Jaka saranin beli yang bagus walaupun agak mahal. Karena selain lebih awet, kecepatannya juga lebih besar. Sehingga kamu bisa ber-internet dengan lancar dan nyaman.
Itulah beberapa masalah WiFi yang sering dihadapi oleh para pengguna laptop. Masalah-masalah tersebut sebenarnya dapat ditangani dengan cara yang sangat sederhana apabila kita bisa mendeteksi masalahnya terlebih dahulu. Jadi, nggak usah buru-buru klaim garansi atau diservis ya! Nah, kalau kamu pernah mengalami masalah lain tentang WiFi di laptop serta cara lebih praktis dalam mengatasinya, kamu bisa tulis pada kolom comment di
bawah ini ya!
Keyakinan itu harus ada


Ketika diri kita memutuskan untuk memilih sebuah pilihan hidup maka apapun yang terjadi kedepannya kita harus menerima dengan lapang dada. Hidup adalah pilihan dan tidak selamanya hidup itu selalu indah akan ada masa dimana down, merasa bahwa diri kita ini tidak berguna atau mengalami penyesalan yang mendalam. Percaya akan hadirnya tuhan dalam kehidupan kita yang akan memberikan yang jalan keluar dalam permasalahan yang kita alami. Yakin bahwa tuhan akan memberikan keindahan yang luar biasa dalam kehidupan kita. Keyakinan yang sebenarnya itu harus kita pertanyakan pada diri kita?
Apakah kita mampu? Apakah kita bisa?
Banyak sekali pertanyaan yang sering kita tanyakan pada diri kita sendiri yang tersebut sebenarnya sering terjadi yang paling utama adalah kita percaya pada diri kita kalau tuhan pasti akan memberikan kemudahan dalam setiap langkah perjalanan hidup kita.
Kita yakin dan kita bisa itu harus ada dalam mainset kita. Kita harus mensuggesti diri kita untuk bahwa aku bisa.. aku mampu... itu harus ada dalam benaknya..
Mungkin kelihatan mudah bila diucapkan tetapi begitu sangat sulit untuk dilakukan. Gapai apapun yang kelihatan tidak mungkin menurutmu tetapi itu sebenarnya mungkin percaya akan keyakinan. Tidak perlu untuk dipertanyakan dalam diri kita apakah kita mampu?
Saya sering melakukannya tetapi saya sadar bahwa jawaban yang sebenarnya ada pada diri kita sendiri. Hidup harus terus dijalani harus pula untuk disyukuri.
Akan ada hari indah esok yang disiap tuhan untuk kita selagi kita menyakininya dan terus berusaha untuk merubah diri kita menjadi orang yang lebih baik, menuju kesuksesan yang sebenarnya.
Kejar impianm jangan pernah lelah meskipun itu pasti ada karena menunggu sesuatu yang tidak pasti itu rasanya jelas membosannya. Ingin rasanya diri kita untuk menyerah tetapi kita harus mengingat kembali bahwa untuk meraih sebuah kehidupan yang indah tidaklah mudah penuh dengan tangis, tetesan air mata, bahkan untuk tetapi dalam proses itu disitulah saatnya kita belajar mengambil dari segi positifya jangan pernah menyerah gapai ungkapkan semua keluh kesah agar tidak ada beban dalam kita menjalani kehidupan ini.. yakini yang harus diyankini, percaya yang harus dipercayai, hargai dirimu sendiri..

BELIEVE WITH YOUR SELF...

Rabu, 07 Maret 2018

Konfigurasi Perangkat Jaringan FreeNAS 9.10

  Ø   Pengertian

  FreeNAS adalah perangkat lunak bebas dan open source penyimpanan (NAS) sistem Network              Attached berdasarkan FreeBSD dan sistem OpenZFS berkas. Hal ini berlisensi di bawah Lisensi BSD dan berjalan pada hardware x86-64 komoditas. FreeNAS mendukung Windows, OS X dan Unix klien dan berbagai host virtualisasi seperti XenServer dan VMware menggunakan CIFS tersebut, AFP, NFS, iSCSI, SSH, rsync dan FTP protokol / TFTP. Fitur canggih FreeNAS termasuk full-disk kriptografi dan arsitektur plug-in untuk perangkat lunak pihak ketiga.

    Ø   Maksud dan Tujuan
   Konfigurasi perangkat jaringan pada sistem operasi FreeNAS hingga bisa digunakan untuk diremote     melalui Web. 
   Ø   Latar Belakang
   Kebutuhan akan Server yang mampu mewadahi seluruh data dari server-server lainnya denga                 pengiriman data melalui jaringan, sehingga memudahkan administrator dalam memanajemen seluruh file tanpa harus terlalu terfokus pada perangkat-perangkat fisik yang rentan.
  
    Ø   Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
      Kurang lebih 30 menit.
    Ø   Alat dan Bahan
      Seperangkat Komputer lengkap yang sudah terinstall sistem operasi FreeNAS.

   Ø   Tahapan dan Langkah Kegiatan
     ·           Pengaturan Dasar
1.      Pertama-tama kita booting FreeNAS dari GRUB Loader.


2.      Kemudian pilih Normal Bootup.



3.      Setelah itu akan ada proses booting sebentar.

4.      Lalu masuk ke tampilan awal, memilih tindakan apa yang ingin dilakukan. Ada 14 opsi yang bisa dilakukan.

5.      Setelah itu kita pilih 1 untuk konfigurasi perangkat jaringan. 

6.      Lalu akan ada opsi lainnya untuk memilih interface atau perangkat mana yang akan dikonfigurasi. Biasanya hal ini berdasarkan jumlah dari perangkat jaringan yang dimiliki oleh masing-masing komputer. Jika ada lebih dari dua sesuaikan perangkat mana yang akan dipilih. Kalau untuk contoh ini milik saya hanya memiliki satu perangkat, jadi langsung pilih satu.  

7.      Selanjutnya akan ada pertanyaan untuk mereset konfigurasi atau tidak. Pilih tidak dengan memasukkan n lalu tekan enter.  Fungsi reset ini hampir seperti merestart service jaringan.

8.      Kemudian pertanyaan untuk mengkonfigurasi dengan DHCP atau tidak. Pilih tidak dengan menekan n lalu tekan enter. Jika mengonfigurasinya dengan DHCP, pilih ya. Namun karena saya akan praktik konfigurasi statik, maka saya tidak. 
9.      Lalu pertanyaan untuk konfigurasi IPv4 masukkan y untuk ya.   


10.  Kemudian kita diminta memberi nama untuk interface yang akan kita seting. Milik saya, saya beri nama eth0.

11.  Setelah itu memasukkan IP Address yang akan dipakai untuk perangkat tersebut. Formatnya seperti biasa, tapi kita juga langsung memasukkan prefik dibelakangnya agar tak perlu memasukkan subnet mask. Tapi untuk milik saya ini cukup IP Address saja.

12.  Lalu baru setelah itu memasukkan Subnet Mask dari IP tadi. 

13.  Kemudian selesai pengaturan IPv4, lalu ada pertanyaan apakah akan mengonfigurasi IPv6 atau tidak. Kalau saya pilih tidak karena tidak akan mengonfigurasi IPv6, di sisi lain juga berlum diperlukan. 

14.  Setelah itu akan selesai konfigurasi. Maka kembali ke menu awal tadi tampilannya.


15.  Setelah itu kita bisa langsung mencoba dengan meremote FreeNAS tersebut melalui perangkat yang jaringannya tersambung dengan FreeNAS dengan menggunakan Web Browser dan langsung menuju IP dari FreeNAS tersebut.

Ø  Hasil yang didapatkan
Pada konfigurasi tidak terjadi kendala apapun baik dalam bentuk pemahaman maupun praktik. Meski begitu dalam konfigurasi tadi masihlah pengaturan paling dasar tanpa pengaturan-pengaturan tambahan lainnya. Tentu saja jika kita ingin menggunakan fitur-fitur lainnya maka kita perlu memahami pengaturan lainnya.
Ø  Kesimpulan
Pengaturan perangkat jaringan pada FreeNAS ini cukup mudah jika dipraktikan karena pengaturannya diatur sedemikian rupa meskipun dalam bentuk CLI masih dapat dengan mudah dpilih, yakni dengan opsi-opsi. Sehingga kita tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah satu-persatu. Meski begitu kita masih tetap bisa mengaturnya normal seperti pada linux-linux lainnya yakni dengan masuk ke mode "shell".
Referensi


Setting Mikrotik Wireless Bridge (So Easy)

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge. 
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing. 
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set. 

Ø  Konfigurasi Pada Access Point
     1.  Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1




  
2       2.  Masukkan ethernet ke dalam interface bridge

  
3       3. Masukkan IP Address pada interface bridge1



4       4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab                   interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah             mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan                   digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu         aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11). 


5      5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali           konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode                 dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK. 


6     6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS            baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu        tekan OK.

7     7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di              bawah.


 Ø  Konfigurasi pada Wireless Station
Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500. 


·         Pengecekan link 
1. Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan                muncul status R (lihat gambar di bawah). 


 2. Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration           (lihat gambar di bawah).



 Ø  Konfigurasi keamanan jaringan wireless
Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.
Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.